Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Asrama Puteri Bumi Rengganis


Blog EntryJun 18, '07 11:36 PM
for everyone

Masih hangat dalam ingatan, salah satu tugas penghuni baru adalah mendapat jatah giliran masak untuk seluruh penghuni asrama. Malam pertama tinggal di Asrama Bumi Rengganis, aku sudah diserahi tugas untuk memasak. TM (tim pendamping) calon penguni baru hanya memberikan uang plus jumlah orang dan beberapa catatan resep dan daftar orang2 yang mengidap alergi terhadap makanan tertentu. Buku sakti berukuran setengah folio panjang memuat beberapa resep dan catatan belanja penghuni2 sebelumnya.Semalaman aku membacanya dan memikirkan menu yang pas untuk besok pagi.

Akhirnya aku memasak oseng kangkung dan telor ceplok. Pagi pagi buta selateh piket harian jam 4 pagi, jam 5 pagi aku pergi ke pasar simpang dago (ramai sekali, meski dingin menusuk tulang). Singkatnya aku belanja telor dan kangkung sebagai menu utama.

Proses memasak berlangsung lama untuk pertama kali, hampir 2 jam dari 1 jam yang aku perkirakan. Di tambah lagi, aku harus menceplok telor satu - satu yang jumlahnya hampir 24 buah. Menata sayur dan lauk untuk kemudian dimasukkan ke dalam loker masing - masing. Sayur kutaruh dimangkok atau boleh dibilang sebuah kobokan yang mirip buat makan di penjara. Akhirnya acara memasak selesai juga, semua barang dicuci bersih dan untungnya ada Bi Yayu yang selalu setia menemani.

Sebulan berikutnya,gara2 masak oseng kangkung and telor ceplok doank. Aku kena marah karena menurut senior menu itu terlalu sederhana. Apa boleh buat, semua sudah terjadi dan hukuman berupa membersihkan kamar mandi semua menjadi gantinya..

Aku ingin pergi saja waktu itu. Kapan masa capeng ini berakhir...

 


Photo AlbumPenghuni TerakhirJun 18, '07 12:03 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Kenangan yang berhasil terkumpul. Sebenernya masih banyak seeh.Di tunggu kiriman foto yang lainnya.

Blog EntryJun 18, '07 10:56 AM
for everyone

Asrama Rengganis tempat suka dan duka.Aku bersama disini hingga menjelang akhir hayatnya. Ingin kutorehkan sebuah kenangan manis di Indahnya daun - daun rindang dan pohon kamboja di depan pintu masuk dan ditengah kompleks banguan tua ini.

Menjelang kepergian, ada sebuah kesedihan dirasa. Baru disadari bahwa pada akhirnya aku harus keluar dari asrama ini. Pergi untuk tak kembali. Hanya kubisa tuliskan serpihan asrama rengganis disini.

Buat para alumni yang ingin bernostalgia dan berbagi cerita selama menjadi penghuni.Silahkan posting dan isi komen di blog ini.

Dunia terasa dekat dan rengganis-pun ada dalam genggaman.Walau hanya di depan PC.Hehe..

Salam 

"Penghuni Terakhir" kamar 1.1




LinkJun 18, '07 9:36 AM
for everyone

ReviewReviewReviewReviewJun 18, '07 9:32 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Biographies & Memoirs
Author:afitchan
1. Kata Pengantar

Kumpulan cerita ini dibuat semata – mata karena keinginan penulis untuk mengenang masa – masa hidup sewaktu tinggal bersama disebuah asrama puteri di bawah naungan universitas negeri di Bandung. Kebersamaan penulis selama dua tahun lebih telah menorehkan beberapa kenangan dan pengalaman yang berharga selama berinteraksi dengan berbagai kehidupan dan keseharian sebagai anak asrama. Kisah ini adalah kisah nyata, dan untuk beberapa karakter ada yang dirahasiakan identitasnya untuk menjaga privacy pelaku. Penulis sendiri terlibat diberbagai event dalam cerita ini. Kalaupun ada beberapa kisah yang sekiranya menjelekkan salah satu organisasi ataupun pribadi, ini adalah suara hati yang jujur dan wajar sebagai manusia biasa yang membenci sebuah ketidakadilan. Penulis hanya berusaha menyampaikan sejujur – jujurnya perasaan yang berkecamuk dalam hati. Tidak ada lain kecuali untuk dikenang dan dijadikan pelajaran bagi yang mengalaminya. Beberapa moment yang mendebarkan juga terjadi dalam kisah ini. Dan sebagian diantaraya berakhir dengan klise dan tidak jelas. Namun, itulah kenyataannya. Kalaupun ada sentiment pribadi kepada beberapa senior sehingga muncul beberapa umpatan yang tidak pantas.” Itu adalah sebuah masa lalu” dan penulis “memohon maaf atas perasaan yang tidak baik itu “. Sekali lagi, ini hanya sebuah memory semasa di Bumi Rengganis. Asrama tercinta.
Selamat menikmati

Penulis
2007 (manuscript in progress)


NoteGuestbook
   
kadedeuh wrote on May 10, '08
heui ka fit... nyapa doang..hahaha
oqlazzam wrote on Jan 29, '08
Mp-nya BR masih sepi yach...pada kemana siy...Afitchan kapan balik????rindu tangismu saat kehabisan "N....."di BR dulu....he2..Azzam itu my Son...cakep kata orang, kata umminya cuakep banget he2...narsis dech...Fit baca Tetralogi Andrea udah lom? great novel...pengembara kayak dirimu(diceritakan pas di EDensor)keren abis dech...
afitchan wrote on Dec 12, '07
Oqlazzam sapa ya?? milist BR bumirengganis@yahoogroups.com
Iya, Mba Devi nikah Feb 24

reunian ikutaann??

OqAzzam Siapa ya??

Mba Elyk yaa..hayoo ngakuu??
oqlazzam wrote on Nov 21, '07
salam.milis BR apa y?katanya Devi mo nikah Feb 24...of coz 2008 bener ga y De?
oqlazzam wrote on Nov 21, '07
Asw.hi lagee....bikin reunian yuk nyang masih di indon khususnya yang masih bisa menjangkau bandung he2.....coba tebak aku siapa....cakep ya fotonya.....
oqlazzam wrote on Nov 21, '07
Asw.barusan da nulis ko ilang ya....hi....all of u....
afitchan wrote on Nov 10, '07
Huaaaa..Teh Heni yang Cereweet, kaka yang satu ini memang bener-bener menjadi wanita. Sudah bersuami, dan menjadi ibu dari kedua anaknya yang imut2. Wilujeung Teh Heni..

-afit ex kamar 2.2 n 1.1 tapi blum 3.3-
bumirengganis wrote on Nov 5, '07
BR...BR...BR hatiku tertinggal disana, meski hanya 3 tahun (97-2000 kudisana tapi sedikit banyak merubah kehidupanku, jadi lebih menjadi wanita....Sekarang aku tinggal di Sukabumi.....Heni.....capeng tahun 1997 (devi dkk)
ismuwfa wrote on Jul 14, '07
Ooooooh afitchan. Apa kabar?. tinggal dimana skr, masih di dago?.
ohya ini email saya : Ismuwardhani_Faried@cat.com. Hp : 021-70300139.
salam untuk yani ya.
bumirengganis wrote on Jun 18, '07
Sebuah Memoar Asrama Puteri yang Unik dan tidak akan pernah ada habisnya untuk bercerita diantara tiga deretan gedung tua di ketinggian bukit dago 438.